Karya Ilmiah Remaja
GROBOGAN, 18 Juni 2026 – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Geyer. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) sekolah kita berhasil membawa pulang trofi Juara 1 dalam ajang Festival Inovasi Ilmiah Remaja Jawa Tengah 2026 yang diadakan di Semarang kemarin.
Inovasi mereka yang memanfaatkan bahan lokal dinilai juri sangat solutif untuk membantu para petani di wilayah Geyer dan sekitarnya.
Solusi Murah buat Petani Geyer
Tim Smansagey yang beranggotakan Bagus Setiawan dan Roro Ayu dari kelas XI-Faza (Fase F) ini berhasil menciptakan produk bernama Smansa-Grow, yaitu pupuk organik cair super hemat yang dibuat dari perpaduan limbah air cucian beras dan bonggol pisang.
Di bawah bimbingan guru Biologi, Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., mereka melakukan riset selama hampir dua bulan di laboratorium sekolah.
Berikut adalah beberapa keunggulan Smansa-Grow yang bikin para juri terkesan:
Menyuburkan Tanah Kering: Sangat cocok untuk karakteristik tanah di beberapa area Geyer yang cenderung menantang saat musim kemarau.
Nol Biaya Produksi: Menggunakan bahan-bahan yang biasanya cuma dibuang begitu saja di dapur atau pekarangan rumah.
Mempercepat Masa Panen: Berdasarkan uji coba di lahan praktek sekolah, tanaman sawi dan cabai tumbuh 20% lebih cepat dibanding menggunakan pupuk biasa.
Berawal dari Kepedulian Lingkungan sekitar
Saat diwawancarai oleh tim Jurnalistik Sekolah, Bagus menceritakan kalau ide ini muncul karena sebagian besar orang tua siswa di SMA Negeri 1 Geyer berprofesi sebagai petani, dan sering mengeluhkan harga pupuk kimia yang makin mahal.
"Kami ingin membuktikan kalau anak SMA dari Geyer juga bisa bikin inovasi yang bermanfaat langsung buat masyarakat. Semoga Smansa-Grow ini bisa bantu meringankan beban biaya pupuk bagi orang tua kita di rumah," kata Bagus dengan penuh semangat.
Apresiasi dari Kepala Sekolah
Kepala SMA Negeri 1 Geyer menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian ini. Pihak sekolah berencana akan membagikan formula pupuk cair ini secara gratis kepada kelompok tani di sekitar kecamatan Geyer sebagai bentuk pengabdian masyarakat.
Selamat untuk Bagus dan Roro! Kalian membuktikan kalau keterbatasan bukan halangan untuk mengukir prestasi tertinggi. Smansagey... Maju Terus, Berprestasi Hebat!
(Penulis: Tim Jurnalistik OSIS SMA Negeri 1 Geyer)